Warga Mencoblos, Jalan-jalan di Semarang Senyap
Senin, 05 Apr 2004 11:23 WIB
Semarang - Di Semarang, hari pemungutan suara betul-betul terasa. Sekitar 1.031.948 calon pemilih antusias mendatangi TPS-TPS terdekat untuk menggunakan hak pilihnya. Akibatnya, jalanan terlihat lengang. Menurut pantauan detikcom, ruas-ruas jalan utama Semarang, sepi kendaraan. Kelengangan itu terlihat di Kawasan Simpang Lima, Jl. Pemuda, Jl. Pandanaran, Jl. Pahlawan, Jl. Gajah Mada, dan lain sebagainya. Padahal, pada hari-hari biasa jalan-jalan tersebut selalu penuh sesak kendaraan umum dan pribadi.Pengguna kendaraan sangat bebas, nyaris tak ada kemacetan seperti biasanya di seluruh jalan. Juga, tak ada suara klakson yang memekakkan telinga. Lalu lintas sangat lancar, meski tak terlihat satu polisi pun yang menjaga dan mengatur lalin.Di trotoar-trotoar yang biasanya ramai dengan pedagang kaki lima, juga terlihat kosong. Terutama di Kawasan Simpang Lima, tak satu pun pedagang yang terlihat memasarkan dagangannya. Angkutan kota yang biasanya berjejer-jejer dekat salah satu mal, seperti hilang ditelan bumi.Sementara itu, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan situasi di TPS. Sebagian besar TPS sangat ramai sejak pukul 07.00 WIB. Dan, bertambah lagi tepat pukul 09.00 WIB. Misalnya, di TPS 03 Kelurahan Bendan Dhuwur Kec Gajah Mungkur, TPS 04 Kelurahan Brumbungan Kec. Semarang Tengah, dan lain-lain.Warga dengan penampilan yang rapi dan terkesan resmi, berduyun-duyun di TPS yang telah ditentukan. Sebelum menuju TPS mereka sudah dibekali selembar kertas pengumuman tentang tata cara pencoblosan.Setelah mencoblos, beberapa perempuan langsung ikut membantu menyiapkan konsumsi. Mereka memasak di sekitar TPS. Tadi malam, mereka bahkan sudah membuat kue untuk dihidangkan bagi calon pemilih. Agaknya, inilah yang disebut sebagai 'pesta demokrasi' ala Semarang.
(asy/)











































