Pemicu perang mulut keduanya karena Gayus kesal dengan kelakuan Benny yang tidak mau diingatkan oleh pimpinan sidang. Benny yang ditegur Gayus nampaknya tidak terima dan malah menantang adu mulut.
"Interupsi pimpinan," ujar Benny memotong pembicaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tenang saja dengan saya tidak perlu diingatkan. Saya pasti berhubungan," jawab Benny.
Agaknya pernyataan Benny ini menyindir Gayus yang menjadi pimpinan Pansus.
Merasa disindir, Gayus pun angkat bicara. "Interupsi. Saudara Benny, Anda sama saja dengan anggota lain. Sudah dua hari saya sopan, tidak ada yang bisa melarang pimpinan," ujar Gayus bernada tinggi.
Benny pun terlihat geram mendengar ucapan Gayus. "Kenapa memangnya? Tidak ada hebatnya anda disini," balas Benny mengarah ke Gayuus.
"Anda juga tidak ada hebatnya," kata Gayuus lebih keras.
Beruntung perang mulut keduanya tak berlanjut gara-gara dipecah oleh statement anggota Pansus dari Hanura, Akbar Faisal.
"Interupsi pimpinan saya ingin mengingatkan teman-teman di sini pembentukan pansus dibentuk berdasarkan hasil audit BPK. Artinya kalau ada membantah audit BPK, saya meragukan bahwa Anda ada di pansus ini," ujar Akbar menghentikan keributan.
Ketua Pansus Idrus pun juga menengahi perang mulut Gayus dan Benny. "Sudahlah," ujar Idrus.
Benny kemudian melanjuti interupsinya. Namun ia lupa mau menanyakan apa. "Waduh saya sampai lupa," katanya disambut sorakan anggota.
(Rez/mpr)











































