"Partai tidak akan mengklarifikasi. Itu pernyataan politik Ruhut," ujar Wakil Ketua Umum PD Ahmad Mubarok ketika ditanya tentang pernyataan Ruhut dan apa perlu Ruhut mengklarifikasinya.
Hal itu disampaikan Mubarok saat dihubungi detikcom , Rabu (16/12/2009).
Mubarok menambahkan apa yang disampaikan Ruhut itu bukan pernyataan resmi PD. Hanya pernyataannya sebagai kader PD.
"Kalau Ruhut yang bilang begitu kan sudah biasa. Biarkan sajalah, untuk ramai-ramai. Ruhut memang senangnya yang ramai-ramai buat bumbu saja," imbuh dia.
Mengenai adanya mantan menteri yang menunggangi aksi demo yang bisa menjatuhkan SBY, Mubarok tidak menampiknya.
"Kemungkinan besar ada. Namanya orang kecewa. Yang terang-terangan saja banyak apalagi yang sembunyi-sembunyi," jelas guru besar psikologi Islam UI dan UIN Jakarta ini.
Mengenai data Badan Intelijen Negara (BIN) apakah PD benar mendapatkan data dan informasi itu?
"Data BIN kan selalu ada. Tetapi tidak untuk konsumsi publik, itu untuk Presiden," tandas Mubarok.
(nwk/iy)











































