"Agendanya harus jelas. Jangan sampai melebar kemana-mana," kata Dosen Fisipol Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Susilo Utomo, kepada detikcom, Senin (14/12/2009).
Pansus, kata Susilo, harus memperperjelas informasi apa saja yang akan digali, terutama terkait kucuran dana Rp 6,7 trilyun ke Bank Century. Informasi ini berujung kepada siapa saja yang pantas dipanggil untuk dimintai keterangan. Kemudian, apakah kebijakan itu bertentangan dengan peraturan atau tidak dan dananya dialirkan kemana saja.
Susilo yakin pansus bisa menyelesaikan agenda itu dalam waktu 60 hari. Sebab agenda-agenda itu tak terlalu sulit diselesaikan. Apalagi pansus telah memiliki bekal hasil audit BPK.
Mengenai hasil akhir, Susilo tak bisa memperkirakan. Namun secara normatif, arahnya menuju pada ada tidaknya pelanggaran hukum, dan siapa yang melakukannya. "Kalau belum ada yang menangani, ya hasilnya diteruskan ke institusi penegak hukum," paparnya.
Susilo menambahkan kecil kemungkinan pansus mengarah ke impeachment kepada SBY. Saat ini, Senayan dikuasai koalisi partai SBY. Impeachment akan terjadi jika ada gerakan sosial yang didukung tentara.
"Kalau pun ada yang jatuh, paling Boediono atau Sri Mulyani. Sebetulnya ini berbahaya, karena menciptakan bola liar politik," pungkasnya.
(try/djo)











































