Demonstran Gelar 'Kampung Pengungsi Keadilan Iklim'

Demo di Kedubes AS

Demonstran Gelar 'Kampung Pengungsi Keadilan Iklim'

- detikNews
Sabtu, 12 Des 2009 14:31 WIB
Demonstran Gelar Kampung Pengungsi Keadilan Iklim
Jakarta - Demonstrasi menuntut Amerika Serikat (AS) mengurangi emisi karbon diisi dengan aksi-aksi yang menarik. Demonstran membuka puluhan tenda sebagai lambang pengungsi akibat perubahan iklim.

Tenda yang awalnya hanya berjumlah 8 dibuka semua. Pantauan detikcom ada 20 tenda berukuran 2x2 setinggi orang dewasa digelar di depan Kedubes AS, JlΒ  Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/12/2009).

Di depan tenda dipasang spanduk kecil bertulis "Kampung Pengungsi Keadilan Iklim" dengan tinta kuning diatas bendera Amerika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puluhan demonstan tampak istirahat sambil menikmati makan siang di dalam tenda. Sementara itu, karena cuaca cukup panas, puluhan demonstran lainnya menyebar mencari tempat teduh di bawah pohon menggembol nasi bungkus yang dibagikan panitia.

"Memang benar sekarang panas luar biasa, iklim sudah berubah, para pengungsi iklim tidak kuat di dalam tenda. Pak polisi juga, ya, Pak?" kata orator yang sendirian di atas mobil pickup tempat orasinya sembari tertawa.

Polisi yang berjaga memang nampak sedikit berkurang. Sebabnya, mereka memilih tempat teduh di taman Monas sembari makan dan tiduran.

Demonstran dari Walhi, Serikat Petani Indonesia dan kawan-kawan ini menuntut agar Amerika mengurangi limbah karbonnya. Limbah karbon dikhawatirkan merusak iklim dan mengganggu kesejahteraan petani dan nelayan.

(van/irw)


Berita Terkait