Demikian estimasi terbaru yang dirilis pejabat-pejabat kesehatan federal AS seperti dilansir harian Straits Times, Jumat (11/12/2009).
Berdasarkan angka itu, artinya 1 dari 6 warga AS telah terkena penyakit flu babi. Demikian disampaikan Dr Thomas Frieden, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC).
Menurut CDC, lebih dari tigaperempat kematian tersebut adalah pasien-pasien berumur 18 tahun hingga 64 tahun.
Angka 50 juta tersebut merupakan peningkatan pesat dari estimasi sebelumnya yang menyebutkan flu babi telah membuat sakit 22 juta warga AS dan menewaskan sekitar 4 ribu orang.
Sebagian besar peningkatan itu dikarenakan kasus-kasus yang terjadi setelah awal Oktober lalu.
(ita/iy)











































