Penculikan itu terjadi ketika sekelompok guru dan murid sedang bersiap memulai pelajaran mereka di Kota Prosperidad. Saat itulah kelompok bersenjata suku Manobo menculik mereka dan membawanya ke daerah hutan di Provinsi Agusan del Sur.
Kepolisian Filipina kemudian mengumumkan bahwa 18 orang telah dibebaskan, termasuk 17 anak-anak. Pasukan Filipina telah dikerahkan untuk membantu menyelamatkan para sandera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ferrer, kelompok bersenjata tersebut merupakan gerombolan bandit yang kerap melakukan serangkaian perampokan dan penculikan di daerah tersebut.
Ditambahkannya, negosiasi masih berlangsung untuk membebaskan seluruh sandera.
Bulan lalu, sebanyak 57 orang, termasuk 30 jurnalis dibunuh oleh kelompok bersenjata milik klan berkuasa Ampatuan di Provinsi Maguindanao, juga di Filipina selatan.
(ita/iy)










































