"Mudah-mudahan saya juga cepat menyusul," kata Tumpak usai acara sertijab Pimpinan KPK di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (8/12/2009).
Menurut Tumpak, ia masih menunggu tim panitia seleksi yang akan memilih pimpinan KPK yang definitif. Pada saatnya nanti, ia juga akan segera meninggalkan teman-temannya di KPK.
Namun, jika perpu tentang Plt KPK ditolak oleh DPR pada Januari 2010 nanti, maka Tumpak dengan sendirinya tidak memiliki dasar hukum untuk bertahan di KPK. "Saat itu juga saya akan meninggalkan KPK," lanjutnya.
Dalam sambutannya, Tumpak juga bercerita pengalaman selama memimpin KPK 2 bulan ini. Menurut dia, tantangan dalam pemberantasan korupsi tetap ada. Sebab masih banyak orang yang merasa nyaman dengan keadaan saat ini dan enggan melakukan perubahan.
"Karena itu tidak mudah bagi kita semua untuk mengajak orang berubah. Tapi saya berharap ke depannya kita bisa melakukan terus," jelasnya.
Terhadap Bibit dan Chandra, Tumpak berharap keduanya bisa bekerja dengan baik. Harapan masyarakat selama ini harus tetap dijaga sebagai amanah yang mesti dilaksanakan.
Bibit dan Chandra hari ini resmi aktif kembali sebagai pimpinan KPK. Keduanya diangkat kembali lewat Keppres yang diterbitkan oleh Presiden SBY.
Dua pimpinan tersebut sebelumnya disangka menyalahgunakan wewenang dan melakukan pemerasan oleh pihak kepolisian. Namun dalam perjalanannya, sangkaan tersebut tidak terbukti dan Kejagung menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan.
(mad/gah)











































