"Dalam penilaian kami, kesalahan telah dilakukan," kata Mark Sullivan, Direktur Secret Service, unit polisi khusus yang bertanggung jawab atas perlindungan presiden AS.
"Kita tak bisa membiarkan satu kesalahan pun," cetus Sullivan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (4/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menyesalkan pada Selasa, 24 November, protokol dan prosedur yang ada tidak dijalankan hingga membiarkan dua orang masuk ke dalam Gedung Putih," tutur Sullivan. Ditambahkannya, pelanggaran ini tidak bisa diterima dan tak bisa dibela.
Pejabat-pejabat Secret Service mengakui, insiden itu merupakan kesalahan keamanan yang sangat besar yang bisa menimbulkan bahaya seandainya mereka punya niat jahat terhadap Obama ataupun para tamu undangan.
Menurut para pakar keamanan, meskipun pasangan sosialita itu telah melalui pemeriksaan detektor logam, namun seorang teroris pasti punya cara lain untuk melakukan serangan, termasuk menyelundupkan senajta biologi ke dalam Gedung Putih. (ita/iy)











































