Aksi mahasiswa yang menamakan diri Forum Silaturahmi Lembaga Kemahasiswaan (FSLK) Unhas itu digelar di pintu masuk kampus Unhas, di jalan Perintis Kemerdekaan KM 10, Makassar. Saat massa membakar foto SBY-Boediono dan Sri Mulyani, aparat Polsek Tamalanrea hanya diam saja. Dalam aksinya, mahasiswa Unhas juga menyesalkan sikap presiden yang dinilai lamban.
Menurut Koordinator Aksi FSLK Unhas, Ishak, carut-marut yang terjadi di negeri ini dicontohkan dengan kasus skandal bailout Century yang merugikan kas negara Rp 6,7 Triliun, menunjukkan ketidakmampuan SBY-Boediono menjalankan pemerintahannya dengan bersih. Oleh sebab itu, FSLK Unhas meminta SBY-Boediono diturunkan dari kursi kepemimpinannya dan Menkeu Sri Muliani ditahan akibat kesalahannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain aksi mahasiswa Unhas, aksi serupa juga dilakukan oleh puluhan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) dengan berkonvoi keliling kota meneriakkan kecaman terhadap SBY-Boediono. Termasuk pula belasan anggota HMI komisariat Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan mahasiswa Universitas 45 Makassar di depan kampusnya, di jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
(mna/asy)










































