Anggota DPR Minta Eggy Sudjana Cs Urungkan Niat

Praperadilan Kasus Bibit-Chandra

Anggota DPR Minta Eggy Sudjana Cs Urungkan Niat

- detikNews
Kamis, 03 Des 2009 08:15 WIB
Anggota DPR Minta Eggy Sudjana Cs Urungkan Niat
Jakarta - Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai upaya praperadilan terhadap SKPP kasus Chandra Hamzah dan Bibit Samad Rianto berlebihan. Masih banyak agenda hukum lain yang lebih bermanfaat dan dapat dilakukan oleh Eggy Sudjana cs.

"Saran saya sebaiknya mereka mengurungkan niatnya. Sudah cukuplah, masih banyak masalah bangsa ini yang bisa dibantu diselesaikan oleh mereka," kata Nasir saat berbincang lewat telepon, Kamis (3/12/2009).

Salah satu masalah yang bisa dibantu oleh para pemohon praperadilan tersebut adalah persoalan mafia peradilan. Hal tersebut jauh bermanfaat jika dibandingkan dengan mempersoalkan kasus yang sudah jelas layak dihentikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tindakan Kejagung sudah tepat. Sedangkan melakukan praperadilan hanya mencari masalah baru," tegasnya.

Nasir juga mengatakan, tindakan praperadilan tidak sesuai dengan konteks hukum yang berusaha dibangun lewat pidato Presiden SBY dan Rekomendasi Tim 8. Intinya adalah, kasus Bibit dan Chandra harus dihentikan lewat mekanisme hukum atas dasar kepentingan memenuhi rasa keadilan masyarakat.

Jika langkah ini tetap dilanjutkan, maka polemik yang menyita perhatian publik ini tidak akan selesai. Padahal banyak agenda lain yang perlu menjadi kepedulian bersama seperti kasus Bank Century.

"Itu adalah langkah yang melawan realitas politik hukum, sebaiknya segera dihentikan," tegasnya.

Kasus Bibit dan Chandra telah dihentikan oleh Kejagung dengan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutatan (SKPP). Namun, sejumlah advokat seperti Eggy Sudjana, OC Kaligis, dan Farhat Abbas tidak terima dengan penghentian penuntutan tersebut karena kasus itu telah P21 (lengkap). Mereka pun kemudian mengajukan praperadilan dengan harapan kasus dua pimpinan KPK nonaktif tersebut bisa berlanjut ke pengadilan.

(mad/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads