PT Asgarindo Bantah Tinta Pemilu Kwalitasnya Rendah

PT Asgarindo Bantah Tinta Pemilu Kwalitasnya Rendah

- detikNews
Jumat, 02 Apr 2004 20:16 WIB
Jakarta - PT Asgarindo-salah satu konsorsium tinta lokal- membantah kalau tinta lokal yang diproduksi untuk Pemilu 2004, kualitasnya rendah. Justru,kualitas tinta lokal yang diproduksi mutunya bisa dipertanggungjawabkan."Tinta ini sudah mendapatkan penelitian dari LIPI, MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan lembaga lainnya. Jadi tidak benar kualitas tinta lokal rendah," kata Direktur Utama PT Asgarindo dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (2/3/2004).Menurut Dedi, bagian pengawas Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah membuktikan kalau tinta lokal yang diproduksi tersebut, mutunya bisa dibuktikan. "Pengawas KPU pun sudah membuktikannya. Kita memproduksi tinta lokal ini betul-betul mereka (pengawas KPU-red) awasi. Jadi tidak sembarang. Pengawasan KPU ini betul-betul diperketat karena mereka tidak ingin kejadian Pemilu 1999 terulang lagi,'' jelas Dedi.Perlu dikerahui, bahwa produksi tinta lokal yang diminta komisi pimpian Nazaruddin Sjamsuddin ini hanya 90 ribu botol. Sedangkan tinta import dari India jumlahnya sekitar 1,3 juta botol. Senada dengan Dedi, salah satu konsorsium tinta lokal lainnya, Rocky Safei juga membantah kalau kualitas tinta lokal yang diproduksinya rendah. Justru, kata Rocky, kualitas tinta lokal lebih baik dari tinta impor. ''Ini bisa dibuktikan. Tinta kita tidak luntur dicuci dengan sabun, apalagi hanya dengan air. Tinta kita bisa tahan berhari-hari,'' jelas Rocky.Justru, dia khawatir, tinta impor dari India lah yang kualitasnya rendah. ''Ada indikasi, tinta yang katanya diimpor dari India itu, dibuat di Indonesia,'' ujarnya. (mar/)


Berita Terkait