"Luka di kening. Berdarah," tutur salah satu personel Basarnas, Aris, di lokasi, Rabu (18/11/2009).
Aris mengaku tak bisa menceritakan secara detail karena miris. Ia masih shock atas insiden itu.
Kepala Basarnas Semarang, Slamet Riyadi mengatakan, tiga korban luka adalah Mikail (instruktur), Slamet Wijayana dan Nur Isrodin (anggota Basarnas). Pilot Kapten Mursidi dan Kopilot Lettu Wahyudi Ardi, selamat.
"Mereka dirawat di RS sekarang. Tapi belum jelas, apa di RSUD atau di RS Tentara," jelasnya.
Dijelaskan Riyadi, kecelakaan itu terjadi menjelang bubaran. Saat heli membawa peserta gelombang terakhir, peserta lain tengah bersiap istirahat.
"Kami belum tahu kegiatan ini akan dihentikan total atau tidak. Kami koordinasikan dengan Jakarta (Basarnas Pusat)," imbuhnya.
Menurut rencana, Latihan Dasar Basarnas itu digelar hingga sedianya 26 Nopember mendatang. Peserta dilatih searching dan free jump. Akibat insiden itu, pelatihan terancam dihentikan.
(try/djo)











































