Dalam undangan yang diterima detikcom, somasi akan disampaikan oleh Tim Pembela Keluarga Besar Nurcholis Madjid. Penyampaian somasi ini dilangsungkan di Universitas Paramadina, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (15/11/2009) pukul 12.00 WIB.
Seperti diberitakan, dalam Raker dengan Komisi III DPR pada Kamis hingga Jumat (5-6/11/2099) pekan lalu, BHD mengatakan polisi mencurigai KPK tidak menindaklanjuti temuan bukti aliran dana ke mantan Menhut MS Kaban dari PT Masaro Radiokom. Sebab,Β Wakil Ketua KPK nonaktif Chandra Hamzah punya kedekatan emosional dengan Kaban.
Kaban, dikatakan BHD, pernah menjadi saksi nikah Chandra dengan putri dari seorang tokoh yang sangat dihormati, 'N'. Belakangan diketahui N yang disebut Kapolri adalah Nurcholish Madjid.
Polri sendiri mengaku akan bertanggung jawab atas penyebutan inisial N itu. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna Selasa (10/11/2009) lalu mengatakan, Kapolri akan menyelesaikan masalah itu secara bijak.
"Kita akan coba nanti secara personal sebagai pertangungjawaban Kapolri. Kapolri akan sangat wise atau bijak soal itu," kata Nanan. (sho/sho)











































