"Edi Sumarsono cuma 5 menit ditanya-tanya sama Tim 8. Nggak ada yang minta wawancara sama dia," kata asisten Adnan Buyung Nasution, Bunga Kejora kepada detikcom, Sabtu (7/11/2009).
Menurut Bunga, Edi yang berinisiatif sendiri untuk diperiksa. Edi yang menelepon langsung Denny Indrayana untuk bersaksi kepada Tim 8.
"Denny kira dia punya banyak informasi. Akhirnya dipanggillah dia. Setelah kita tanya-tanya ternyata dia nggak ada kaitan langsung dengan kasus ini," jelasnya.
Bunga mengatakan, kalau Edi menyatakan kalau Anggoro telah menyuap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun saat ditanyakan status dirinya, Edi hanya menjawab sebagai warga negara yang ingin menegakkan hukum.
"Apakah kalau Anda bilang Anggoro telah menyuap KPK apakah Anda melihat saksi menyerahkan uang? Kapan dan dimana? Dia tidak bisa jawab. Dia cuma menemani Antasari saja ketemu Anggoro di Singapura," imbuhnya.
Karena itu, lanjut Bunga, kalau cuma menemani Antasari bertemu Anggoro, Tim 8 menganggap keterangannya tidak kompeten.
"Ya sudah, akhirnya kita anggap dia nggak kompeten," tegasnya. (gus/nwk)











































