"Hasil pemeriksaan dokter, Ade mengalami luka di mulut sehingga membutuhkan 3 jahitan di dalam dan 3 jahitan di luar," ujar tante korban, Elo di RS Pusat Pertamina (RSPP), Jl Kiai Maja, Jumat (6/11/2009).
Elo menambahkan, telinga Ade juga membiru. Selain itu juga tampak bekas luka layaknya bekas cambukan di tangan kirinya. "Hasil CT-scan, ada memar di tempurung kepala bagian belakang," kata Elo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah 4 hari dirawat, korban masih mengalami pusing-pusing dan menghabiskan 4 infus serta bibir masih jontor dan mata masih membiru," cerita Elo.
Β
Saat ini keluarga telah melapokan kekerasan tersebut ke Polsek Kebayoran Baru namun belum ada perkembangan lebih lanjut. Keluarga juga masih menyimpan baju sekolah Ade yang berlumuran darah serta celananya.
Ade mendapatkan kekerasan dari senior-senirnya disebabkan ia berjalan di Koridor Gaza di SMAN 82. Koridor tersebut hanya dapat dilewati siswa kelas III saja. Walhasil, Ade pun kena 'serangan'.
"Ade pingsan kurang lebih 3 jam. Dan baru siuman menjelang maghrib," ujar salah seorang teman.
(amd/iy)











































