Aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa BEM Unud Denpasar digelar di Mapolda Bali, Jalan WR Supratman, Denpasar, Selasa (3/11/2009).
Dalam aksinya mereka membawa spanduk dan poster dukungan terhadap KPK serta sindiran terhadap Polri. Sejumlah poster bertuliskan "Gue Pemuda Indonesia maka Gue Cicak", "Kami tidak akan bisa bungkam", serta "Stop Kriminalisasi KPK".
Mahasiswa juga menyindir Polri yang menahan Bibit Riyanto dan Chandra M Hamzah namun melepas para koruptor dengan melepas tujuh ekor tikus di depan Mapolda Bali.
Usai melepas tikus, mahasiswa menggelar orasi dukungan terhadap KPK dan mengecam upaya kriminalisasi KPK.
Ketua BEM Unud Wayan Agus Purnomo mengatakan penahanan Bibit dan Chandra adalah upaya
melemahkan fungsi KPK. "Kalau KPK digembosi maka korupsi di negeri tidak bisa bisa diberantasi," ujarnya.
Aksi mahasiswa di depan Mapolda Bali mendapat penjagaan ketat dari puluhan aparat keamanan.
(gds/djo)











































