Skenario di Rekaman Klop dengan yang Dialami Ari Muladi

Skenario di Rekaman Klop dengan yang Dialami Ari Muladi

- detikNews
Kamis, 29 Okt 2009 15:59 WIB
Skenario di Rekaman Klop dengan yang Dialami Ari Muladi
Jakarta - Ari Muladi, tersangka penipuan dan penggelapan uang milik Anggoro Widjojo, mengamini skenario yang disebutkan dalam rekaman kriminalisasi KPK. Ari diarahkan seolah-olah dia menyerahkan uang ke pimpinan KPK.

"Mengenai omongan Ari sudah di-BAP, sesuai rencana klop dengan diperiksanya Ari Muladi pada awal Juli 2009 dan kronologi dokumen 15 Juli 2009. Itu produk Anggodo yang intinya Ari menyerahkan uang kepada pimpinan KPK," kata pengacara Ari, Sugeng Teguh Santoso, melalui telepon, Kamis (29/10/2009).

Pembicaraan bahwa Ari akan dilaporkan kalau melarikan diri, cocok dengan fakta Ari dijadikan tersangka penipuan dan penggelapan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ari pada 18 Agustus 2009 ditangkap dan dijadikan tersangka karena sudah 2 kali dipanggil tidak datang," terangnya.

Dalam transkrip rekaman pada 30 Juli 2009 antara orang yang diduga Jamintel Wisnu Subroto dan Anggodo Widjojo, terungkap jelas terancang skenario itu. Potongannya sbb:

Male (suara mirip Wisnu): Memang keseluruhan tetep keterangan itu kalo Edi gak ngaku ya yang penting Ari sama Anggodo kan cerita itu (soal penyuapan)

AGD (Diduga Anggodo) : Kan kurang Pak saksinya satu?

Male : Saksinya kan udah 2, Ari sama Anggodo

AGD: Saya bukan saksi, saya kan penyandang dana kan

Male : Kenapa dana ini dikeluarkan, karena saya disuruh si Edi kan sama saja kan hahaha...

AGD : Suruh dia ngakulah Pak, kalo temenan kaya gini ya percuma punya temen

Male : Saya juga bolak balik sudah pressing, kenapa you bohong? Nah disuari gini-gini gitu loh. Tadi saya langsung telepon ke Kosasih, siapa yang bener keterangan?...Susno (nama Kabareskrim disebut) karena ada bukti pendukung lain pasti

AGD : Susno itu dari awal berangkat sama saya ke Singapore, itu dia sudah tahu Toni itu saya, sudah ngerti pak. Yang penting dia gak usah masalahin Susno kan urusan penyidik Pak. Yang penting dia ngakuin itu bahwa dia (Ari) yang merintahken untuk nyogok Candra. Itu aja

Male : Sekarang begini, dia perintah kan udah Ari denger, you denger kan sudah selesai. Dia gak ngaku kan

AGD : Tapi kalau dia gak mbantu kita pak, terjerumus. Dia dibenci sama Susno

Terkait rekaman ini, Wisnu Subroto menyangkal terlibat rekayasa. Demikian pula kubu Anggoro Widjojo, melalui pengacara Bonaran Situmeang, malah meminta agar rekaman dibuka saja. Sedang Susno hanya menjawab dengan mendehem saat ditanya soal ini.

(ndr/nrl)


Berita Terkait