Hembusan angin keras topan Mirinae telah mencapai hingga 185 km per jam. Kondisi ini diperkirakan akan semakin besar sebelum menuju Filipina pada Sabtu (31/10), demikian dilansir AFP, Kamis (29/10/2009).
"Kami harus memperkirakan (topan Mirinae) akan bertambah kuat pada jam-jam atau hari-hari berikutnya," ujar juru bicara badan cuaca Nathaniel Cruz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika (topan Mirinae) akan menyeberang Luzon pusat atau utara, secara khusus ibu kota Manila akan terkena dampak dari angin kuat dan hujan yang berkaitan dengannya," ujar Cruz.
Hujan juga mengancam jutaan warga Filipina yang hidup di kota tersebut yang diperkirakan akan kembali ke kampung halamannya itu pada akhir pekan ini atau Senin 2 November.
Pemerintah menyatakan telah melakukan persiapan menghadapi topan Mirinae di Luzon utara. Pihak militer dan unit pertolongan lain telah ditempatkan untuk berjaga-jaga.
(amd/nrl)











































