"Kami mendapat 92 mayat dan 217 korban luka. 19 Korban tewas adalah wanita dan 11 adalah anak-anak. Semuanya warga sipil," ujar dokter di RS Lady Reading, Zafar Iqbal seperti ditulis AFP, Rabu (28/10/2009).
Teror ini menyambut kedatangan Menlu AS Hillary Clinton yang membicarakan kerjasama AS dan Pakistan dalam memerangi Taliban dan Al-Qaeda. Clinton menawarkan investasi energi senilai US$ 215 juta dan berusaha untuk menghentikan pandangan negatif warga Pakistan terhadap kebijakan-kebijakan politik AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak akan mengkerut, kami akan melawan kalian," tegas Hillary.
(rdf/mei)











































