"Kemungkinan besar, ia masih shock karena merasa bersalah," tutur petugas RSUD Semarang yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di RSUD, Jl Fatmawati, Selasa (27/10/2009).
Petugas itu mengakui sejak kejadian itu, siswi magang itu tak kelihatan menangani bayi lagi. Bahkan, ia tak kelihatan di RS.
"Mungkin ia ingin menyendiri. Trauma dengan kejadian itu," kata petugas berjenis kelamin laki-laki ini.
Di SPK PPN, Eka juga belum kelihatan. Sejauh ini, teman-temannya belum pernah melihatnya di sekolah.
Eka memang 'berperan' besar atas diculiknya buah hati Dwi Setyowati dan M Yahron. Dialah yang menyerahkan bayi kepada seseorang yang mengaku kerabat orang tua bayi.
(try/djo)











































