Waspadai Flu Babi, Jamaah Harus Jaga Kesehatan

Laporan dari Arab Saudi

Waspadai Flu Babi, Jamaah Harus Jaga Kesehatan

- detikNews
Selasa, 27 Okt 2009 00:46 WIB
Waspadai Flu Babi, Jamaah Harus Jaga Kesehatan
Makkah - Selama menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi, para jamaah calon haji diminta untuk menjaga kesehatan serta mewaspadai penyebaran flu atau virus H1N1 (flu babi). Namun untuk menangani flu babi, pemerintah Indonesia belum menerima vaksin tersebut.

"Karenanya para jamaah calon haji yang berangkat ke Arab Saudi baru mendapatkan vaksin miningitis dan flu," kata Penghubung Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah, dr Raymond Andreas, kepada wartawan di markasnya di Nafak Malik Fahad, Sisha, Aziziyah, Makkah, Senin (26/10/2009).

Menurut Raymond, selama ini penyakit yang biasa menyerang para jamaah calon haji adalah Inveksi Saluran Pernafasan Atas atau ISPA. Namun begitu, para jamaah juga harus mewaspadai kemungkinan merebaknya virus flu babi seperti yang terjadi di Iran dan Tunis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Makanya, kedua negara itu tidak mengirim jamaah calon hajinya," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Raymond menjelaskan, saat ini cuaca di Makkah sering berubah. Perubahan cuaca yang tidak biasa akan mempengaruhi kondisi kesehatan jamaah. Untuk itu, jamaah diminta tidak melakukan aktifitas yang berlebihan hingga musim haji tiba.

"Sebaiknya jamaah menyimpan tenaga supaya ibadah yang direncanakan dapat berjalan sesuai rencana," ujarnya.

Raymond mengimbau, agar para jamaah tidak membawa obat-obatan yang dikonsumsi secara berlebihan. Jamaah hanya diminta untuk mempersiapakan obat selama berada di tanah suci saja, serta tidak lupa menggunakan masker dan banyak minum air putih.

Sementara itu Kepala Daerah Kerja Makkah, Subakin Abdul Muthalib menambahkan, dengan adanya perubahan cuaca ini, para jamaah juga diminta untuk mempersiapkan pakaian tebal. Sebab, diperkirakan musim dingin akan terjadi pekan-pekan depan ini.

"Perubahan cuaca ditandai dengan suhu panas kemudian hujan debu terusย  panas kembali," ungkapnya.

(zal/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads