"Karenanya para jamaah calon haji yang berangkat ke Arab Saudi baru mendapatkan vaksin miningitis dan flu," kata Penghubung Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah, dr Raymond Andreas, kepada wartawan di markasnya di Nafak Malik Fahad, Sisha, Aziziyah, Makkah, Senin (26/10/2009).
Menurut Raymond, selama ini penyakit yang biasa menyerang para jamaah calon haji adalah Inveksi Saluran Pernafasan Atas atau ISPA. Namun begitu, para jamaah juga harus mewaspadai kemungkinan merebaknya virus flu babi seperti yang terjadi di Iran dan Tunis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, Raymond menjelaskan, saat ini cuaca di Makkah sering berubah. Perubahan cuaca yang tidak biasa akan mempengaruhi kondisi kesehatan jamaah. Untuk itu, jamaah diminta tidak melakukan aktifitas yang berlebihan hingga musim haji tiba.
"Sebaiknya jamaah menyimpan tenaga supaya ibadah yang direncanakan dapat berjalan sesuai rencana," ujarnya.
Raymond mengimbau, agar para jamaah tidak membawa obat-obatan yang dikonsumsi secara berlebihan. Jamaah hanya diminta untuk mempersiapakan obat selama berada di tanah suci saja, serta tidak lupa menggunakan masker dan banyak minum air putih.
Sementara itu Kepala Daerah Kerja Makkah, Subakin Abdul Muthalib menambahkan, dengan adanya perubahan cuaca ini, para jamaah juga diminta untuk mempersiapkan pakaian tebal. Sebab, diperkirakan musim dingin akan terjadi pekan-pekan depan ini.
"Perubahan cuaca ditandai dengan suhu panas kemudian hujan debu terusย panas kembali," ungkapnya.
(zal/mok)











































