"Pemerintahan dan kabinet silakan terbentuk. PDIP tidak mau jadi 'penunggu kereta'. Silakan pemerintahan ini terbentuk. PDI Perjungan bukan 'penunggu kereta' tapi 'kapal selam' yang besar," kata Sekjen DPP PDIP Pramono Anung.
Hal ini disampaikan Pramono usai pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, SBY-Boediono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/10/2009).
Sebelumnya, jubir presiden Andi Malarangeng menyatakan kalau PDIP tak kebagian jatah kursi menteri. Tidak mungkin menunggu satu pihak, karena jadwal penyusunan kabinet telah diatur dengan rapi.
"Ibarat kereta kalau ada penumpang yang mau naik, harap naik sebelum kereta berangkat karena keretanya tepat waktu. Keretanya tidak ngetem," ujar Andi Mallarangeng di kediaman pribadi SBY, Puri Cikeas, Bogor, Senin (19/10/2009).
(gus/mok)










































