Seperti dilansir AFP, Senin (19/10/2009), menurut Jim Alderden, Kepala Kepolisian Larimer County, Colorado, kecurigaan pertama muncul ketika si bocah Falcon Heene, diwawancarai oleh stasiun televisi CNN pada Kamis (15/10) malam. Saat itu Falcon sempat berkata, "Kami melakukan ini demi sebuah pertunjukan."
"Jika dilihat pada respons non-verbal, sebaik respons verbal, tidak hanya sang ayah tetapi juga dari keluarga, terutama si anak, jelas sekali mereka sedang berbohong," tutur Jim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Robert mengungkapkan hal ini dalam situs Gawker.com dengan merujuk pada bukti sebuah memo yang ditulis oleh Richard Heene. Memo tersebut berisikan daftar beberapa ide yang mungkin dilakukan untuk beberapa episode dalam sebuah serial reality show di televisi.
"Kami akan memodifikasi sebuah balon cuaca hingga menyerupai sebuah UFO dan secara otomatis akan mengisi ulang 'pesawat'. ...hasilnya akan terjadi suatu peningkatan kesadaran lokal dan nasional tentang keberadaan keluarga Heene, dalam serial reality kita, sama baiknya dengan fenomena UFO di masyarakat," tulis Richard dalam memonya.
Dikatakan Jim, berdasarkan kecurigaan-kecurigaan yang semakin besar, polisi pun memutuskan untuk menginterogasi keduanya secara terpisah pada Sabtu (17/10). Kemudian pada Minggu (18/10), polisi mengungkapkan hasil penyelidikannya terhadap balon udara yang dibuat sendiri oleh Richard. Dan terungkaplah suatu fakta bahwa balon tersebut dibuat hanya dengan menggunakan perkakas rumah tangga, seperti aluminium foil dan kantung sampah plastik.
Jim mengatakan, Richard Heene memang sering menyebut dirinya sebagai seorang ilmuwan. Namun ternyata pendidikan terakhirnya hanya sampai pada sekolah menengah. "Dia mungkin gila, tapi dia bukanlah seorang profesor," tutur Jim.
Keluarga Heene sebelumnya pernah tampil bersama dalam sebuah episode reality show di televisi berjudul "Wife Swap" pada awal tahun ini. Dalam acara tersebut, mereka menggambarkan diri sebagai suatu keluarga ilmuwan 'pengejar badai' amatir yang melakukan serangkaian eksperimen konyol, seperti meluncurkan roket untuk mencari 'bumi' baru.
(nvc/nrl)










































