"Satu pelaku mencoba kabur pakai sepeda motor Vario merah. Waktu lewat pintu keluar ke jalan raya ditembak petugas 1 kali, kena kaki kirinya," kata seorang petugas sekuriti Citos, Angga, di lokasi, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2009).
Menurutnya, ada 3 palaku pengedar narkoba yang menjadi incaran polisi. Dua orang di antaranya sudah ditangkap. Tinggal 1 orang itu yang mencoba kabur namun keburu dihajar timah panas polisi.
Usai ditembak, kontan pelaku roboh. Dengan sigap polisi yang berpakaian preman itupun membekuk pelaku dan menginterogasinya. Setelah itu pelaku digelandang ke kantor polisi menggunakan mobil Avanza.
Menurut saksi mata itu, rangkaian peristiwa itu berlangsung sekitar 25 menit. Ada 5 orang polisi berpakaian preman yang turut serta dalam perburuan pengedar narkoba itu.
Karena suara tembakan ini, para karyawan dan pengunjung Citos sempat dibuat geger. Mereka bergegas lari keluar untuk menyaksikan apa yang sedang terjadi.
Saat ini bercak darah masih ada di lokasi robohnya pelaku. Situasi yang sebelumnya sempat ramai pun sudah kembali normal.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Chryshnanda Dwilaksana menyatakan bahwa tersangka pengedar narkoba itu tidak terluka akibat tembakan, melainkan akibat terjatuh dari motornya saat mencoba kabur. Tembakan dikeluarkan sebagai peringatan. (sho/nrl)










































