Clara tinggal di kampung Minggiran RT 56/RW 15, Kelurahan Suryodiningratan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Tak hanya merusak barang, dia juga kerap menjadikan orang lain, seperti ibunya, orang yang kos di rumahnya dan tetangga sekitar, sebagai sasaran amukan.
Hal inilah yang membuat warga setempat keberatan bila Clara kembali ke rumah yang berada di kawasan padat pemukiman itu. Ibu kandung Clara, Ny Anna Suwati (76), paling sering mendapat omelan tanpa sebab oleh putri keenam dari 8 bersaudara itu.
Sekitar 4 bulan lalu depresi Clara sempat kumat dan kembali merusak rumah. Warga bahkan sampai mengungsikan ibunya ke rumah anaknya yang lain di Bekasi. Sedangkan Clara di bawa ke RSJ Prof Dr Soerojo, Kota Magelang untuk menjalani perawatan.
"Bila depresinya muncul, rumah ini sering menjadi sasaran kemarahan Clara yang tidak jelas. Keluarga sudah berupaya untuk menyembuhkan," kata ibu kandung Clara, Anna Suwarti, saat ditemui di rumahnya, Rabu (14/10/2009).
Menurut Anna, gejala depresi terjadi sejak Clara pulang dari pendakian Mount Everest 12 tahun silam. Clara merasa banyak pihak meragukan atas prestasi yang berhasil diraihnya. Dia sering berkeluh-kesah, banyak orang yang merasa memusuhinya. Setelah itu, dia mengalami guncangan jiwa yang diluapkan dalam bentuk kemarahan dan merusak perabotan rumah.
"Dia pernah mengeluh, sudah bolak-balik naik gunung, kok tidak mendapat apa-apa. Saya saat ini hanya meminta dia untuk bersabar," ungkap Anna.
Anna menambahkan, keluarga juga sudah berupaya mengobati Clara ke RSJ Puri NIramala, Yogyakarta dan RSJ di Magelang. Namun Clara tak kunjung sembuh total. Penyakit Clara berulang kali kambuh sehingga sedikitnya sudah tiga kali dirawat di RSJ Magelang.
Saat mengalami depresi yang terakhir, semua orang yang kos di tempat itu diusirnya. Beberapa perabot rumah termasuk pintu rumah dan langit-langit rumah juga dirusak sehingga menimbulkan gangguan di sekitar rumah.
"Saya pun terpaksa mengungsi ke rumah anak saya di Bekasi. Selama perawatan dan pengobatan di Magelang ditanggung keluarga yang ada di Yogya," katanya
(bgs/djo)











































