"Yang membuat agak alot, lobinya lumayan lama," ungkap Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo di sela-sela rapat konsultasi pimpinan fraksi membahas alat kelengkapan DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/10/2009).
Semua fraksi tidak mudah mendapat komisi yang diinginkan karena fraksi Partai Demokrat memiliki hak pertama untuk memilih. "Kami ingin Komisi III. Tapi karena Demokrat ambil Komisi III, ya bagaimana lagi," tutur Tjahjo memberi contoh.
Selain Komisi III, yang juga menjadi rebutan adalah Komisi V. Fraksi Partai Golkar, Fraksi PAN, Fraksi PPP, dan PKB tercatat mengincar komisi ini.
Semula Fraksi Golkar mengincar komisi yang membidangi masalah perhubungan, telekomunikasi, dan perumahan rakyat ini. Namun setelah melalui proses lobi, komisi yang membidangi masalah infrasturktur ini akhirnya jadi milik Fraksi PAN. "Golkar akhirnya memberikan ke PAN," beber Tjahjo.
Fraksi Golkar, kata Tjahjo, juga merelakan Komisi I ke Fraksi PKS lantaran Golkar sudah mengambil Panitia Anggaran. "Karena Golkar ambil Panggar, akhirnya diberikan ke PKS," terang Tjahjo.
(Rez/sho)











































