Sulitnya 'Memegang' DPD

Jelang Munas Golkar

Sulitnya 'Memegang' DPD

- detikNews
Minggu, 04 Okt 2009 14:11 WIB
Sulitnya Memegang DPD
Jakarta - Jelang Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar, klaim jumlah dukungan para calon kerap berubah-ubah. Alotnya lobi atau susahnya 'memegang' Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I dan II?

Saat menghadiri deklarasi dukungan DPD I dan II se Provinsi Banten, pada hari Rabu (30/9/2009) lalu, Aburizal Bakrie, yang kerap disapa Ical, meminta agar DPD yang menyatakan dukungan kepadanya, jangan hanya sekadar mengumbar dukungan saja, namun musti mendukungnya.

"Banyak sekarang yang pintar memainkan kata-kata. Mengatakan mendukung, tapi kalo mendukung tapi tidak memilih sama saja. Saya meminta jangan ada dusta di antara kita," ujar Ical saat itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ucapan Ical pada saat itu menguatkan mulai ragunya pengusaha yang juga Menkokesra ini terhadap beberapa DPD-DPD yang kerap gembar-gembor menyatakan mendukungnya, namun juga ikut deklarasi dukungan terhadap calon lain.

Tak heran jika klaim kubu Ical terhadap DPD I dan DPD II yang mendukungnya kerap berubah-ubah. Pada awal Agustus kubu Ical masih mengklaim dukungan sebanyak 438 DPD I dan II mendukungnya. 32 Di antaranya adalah DPD I.Β 

Namun, jelang Munas klaim dukungan mulai menurun. Klaim dukungan DPD I hanya mencapai 24 DPD I. Belum lagi jumlah DPD II yang kerap bersikap tidak jelas dan kurang konsisten.

"Kami 24 daerah memberikan pernyataan pencalonan dan dukungan DPD tingkat I Golkar kepada Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum Partai Golkar Periode 2009-2014," ujar Ketua DPD I Sulawesi Tengah Aminudin Ponulele dalam jumpa pers di Camelia Room Hotel Gran Mahakam, Jl Mahakam, Jakarta Selatan, pada awal September lalu.

Untuk menyiasati 'licinnya' para DPD, kubu Ical meminta hitam diatas putih disertai tanda-tangan ketua nya. Namun, ini ternyata tak menghalangi sejumlah DPD untuk tetap menawar-nawarkan suara ke calon lain.

Hal yang sama juga terjadi pada kubu Surya Paloh. Meski saat ini mengklaim dukungan 407 DPD I dan II, namun banyak pula DPD-DPD yang protes karena diklaim kubu Paloh.

"Lihat saja, kami telah didukung 407 DPD-DPD," tegas salah satu tim sukses Surya Paloh, Edison Betaubun. Kubu pendukung dewan penasehat Golkar ini pun kadangkala hanya menyebutkan jumlah persentase tanpa menyebut jumlah pasti.

(gun/anw)


Berita Terkait