Protes itu dilontarkan Nudirman saat sidang paripurna dengan agenda membahas Tatib Pemilihan Ketua MPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/10/2009).
"Saya mohon agar sidang ini dipercepat, jangan ditunda-tunda. Saya harus menengok keluarga di Padang," kata Nudirman.
Nudirman menjelaskan, keluarganya menjadiย salah satu korban gempa 7,6 skala richter yang melanda kota Padang pada Rabu 30 September 2009.
Nudirman mengatakan, dirinya belum sempat untuk terbang ke Padang karena harus mengikuti rapat MPR.
"Kakek saya meninggal akibat tergencet reruntuhan, keluarga sudah menunggu kedatangan saya," kata Nudirman.
Nudirman mengaku, pembahasan sidang MPR yang terus ditunda. "Seharusnya sidang bisa selesai hari Jumat, tapi forum malah memikirkan kekuasaan semata dan tidak prihatin dengan kondisi saya," ujar dia.
Sidang pemilihan Ketua MPR dijadwalkan selesai pada Kamis 1 Oktober 2009. Namun lantaran adanya perbedaan pendapat antara DPR dan DPD soal komposisi pimpinan MPR sidang molor hingga hari ini.
DPR menginginkan komposisi pimpinan MPR, 4 berasal dari DPR dan 1 dari DPD. Tapi, anggota DPD ngotot menginginkan komposisi 2 banding 3. Sidang akan dilanjutkan kembali pukul 14.00 WIB dengan agenda menetapkan komposisi pimpinan.
(ape/aan)











































