untuk korban gempa Sumatera Barat (Sumbar) terpaksa transit di Bandara Polonia Medan, Jumat (2/10/2009) sore. Padatnya lalu lintas di Bandara Minangkabau, membuat pesawat akan terbang ke Padang keesokan harinya.
Pesawat Maximus Aircargo yang mengangkut dua unit truk dan satu unit ambulance tanggap bencana ini tiba di Bandara Polonia Medan sekitar pukul 16.30 WIB. Pesawat ini juga membawa empat ekor anjing pelacak yang akan digunakan untuk mengidentifikasi keberadaan korban, baik yang selamat maupun korban yang tewas di bawah reruntuhan bangunan.
Kepala Divisi Operasional TNI Angkatan Udara Medan, Letnan Kolonel Edward Wisnu mengatakan, pesawat akan menginap di Bandara Polonia Medan sambil menunggu arus lalu-lintas udara dan kesiapan Bandara Minangkabau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Ketua Tim Penyelamat Pemerintah Arab Saudi, Faraq mengatakan, selain membawa alat evakuasi dan sarana medis tanggap darurat, pesawat juga membawa sejumlah tim penyelamat yang akan bekerja membantu proses evakuasi di lokasi bencana.
(rul/mok)











































