"Itu rahasia kedokteran," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna usai Sertijab Deputi Sumberdaya Manusia Polri dari Irjen Suhardi Sigit yang memasuki masa pensiun digantikan oleh Irjen Edy Sunarno di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2009).
Memang siapa yang bilang? ujar Nanan seraya balik bertanya.
"Mun'im," sahut wartawan.
"Itu harus dirahasiakan. Tidak boleh diumumkan. Ada kode etiknya. Saya sendiri tidak tahu soal itu. Itu soal visum at repertum," kata Nanan.
Ketika ditanya apakah kepolisian tidak menemukan kelainan di dubur saat memeriksa jenazah Noordin, Nanan justru balik bertanya.
"Polisi mana yang memeriksa? Itu polisi penyidik, memangnya ngotak-ngatik soal dubur?" cetus Nanan.
Kelainan di dubur Noordin diungkap oleh ahli forensik RSCM dr Mun'im Idris. Kata Mun'nim, ada bentuk corong di dubur Noordin. Adanya bentuk corong di dubur ini mengindikasikan gembong teroris asal Malaysia ini biasa disodomi.
(aan/iy)











































