"Saya menyarankan agar Kapolri Bambang Hendarso Danuri tidak menjadi tameng Susno Duaji, karena itu hanya merugikan institusi Polri. Jangan gara-gara ulah satu pejabat institusi Polri divonis telah mendelegitimasi KPK," ujar Ketua Setara Institute, Hendardi, dalam keterangan pers yang diterima redaksi detikcom, Senin (28/9/2009).
Untuk memperjelas kisruh antara KPK dan Polri, Hendardi menilai Susno perlu dicopot dari jabatan Kabareskrim dan memeriksanya atas dugaan penyalahgunaan wewenang untuk melindungi kepentingan pribadi.
Kompolnas juga harus menindaklanjuti laporan pengacara KPK untuk memastikan tidak terjadi abuse of power berkelanjutan di institusi Polri.
"Jika BHD tetap bentengi Susno, institusi Polri yang dirugikan. Dan tentunya penegakan hukum yang dikorbankan," jelasnya.
Hendardi menambahkan Polri saat ini harus membuktikan secara institusional bekerja profesional dalam penegakan hukum. Perseteruan KPK versus Polri adalah pertaruhan bagi BHD. Amat disayangkan prestasi BHD sebelumnya dikorbankan hanya untuk melindungi kepentingan personel Polri.
(rdf/nrl)











































