"Tetap, pemeriksaan DNA sedang kita lakukan. Hasilnya, insya Allah 30 jam," kata Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri (BHD) dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2009).
Sebelumnya Kapolri menjelaskan bahwa jenazah Noordin sudah bisa dipastikan dari sidik jari. Namun, untuk lebih menguatkan, tes DNA tetap dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan metode sidik jari, seharusnya cukup masing-masing tangan kanan dan kiri ada 11 titik kesamaan. "Tapi, pemeriksaan sidik jari ini, ada 14 titik kesamaan yang bisa dipertanggungjawabkan. Hasilnya jenazah ini identik dengan DPO yang sembilan tahun kita jadikan target," jelas Kapolri.
(asy/nrl)










































