"Kalau dikatakan anggota JAT tidak. Bagus (Urwah) jelas bukan anggota, tidak ada yang anggota kita di situ. Setahu kita belum ada kejelasan siapa yang ada di sana. Yang baru tahu Bagus," jelas Abdul Rachim yang juga pimpinan Jamaah Ansharu-Tauhid saat dihubungi melalui telepon, Kamis (17/9/2009).
Dia menegaskan memang yang diperjuangkan JAT adalah dakwah dan jihad. Tapi jihad di sini, yakni dilaksanakannya perang kalau diserang secara fisik. "Misalnya di Irak dan Afghanistan, kalau begitu baru melakukan perlawanan secara fisik. Sementara bila di daerah yang belum diserang secara fisik, tetapi diserang dengan pemikiran dilakukan dengan dakwah," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ndr/iy)











































