Hingga saat ini peran Susilo dalam kaitan bom JW Marriott dan The Ritz Calrton masih kabur. "Bila dia diyakini terlibat, mungkin hanya sebatas menyembunyikan Urwah dan buron lain," ujar sumber detikcom, Kamis (17/9/2009).
Susilo tinggal di sebuah rumah kontrakan di Kepuhsari, Mojosongo, Solo, sejak lima bulan lalu. Dia tinggal di rumah itu bersama istrinya, Putri Munawaroh, yang setiap harinya mengenakan cadar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengepungan di rumah kontrakan Susilo berakhir pada Kamis (17/9/2009) pagi. Rumah kontrakan itu hancur. Diperkirakan ada 4 orang tewas dalam pengepungan itu.
Susilo dikenal warga bekerja di Pondok Pesantren Al Kahfi di Mojosongo, tidak jauh dari rumah kontrakannya. Dari rekam jejak kasus-kasus terorisme, nama pondok pesantren tidak pernah disebut. Karena memang, sehari-hari pesantren ini tak ubahnya seperti pesantren biasa.
"Cukup mengejutkan kalau yang dikepung adalah orang yang menjadi guru di Pesantren Al Kahfi. Selama ini pesantren Al Kahfi dikenal sebagai pesantren yang tidak bergaris radikal," ujar sumber yang pernah berhubungan dengan Ponpes Al Kahfi beberapa tahun lalu.
Dalam penelusuran detikcom, Ponpes Al Kahfi merupakan cabang dari pesantren Hidayatullah yang berpusat di Gn.Tembak Balikpapan. Ponpes ini didirikan oleh Yayasan Al Kahfi Hidayatullah Surakarta, yang merupakan cabang dari Yayasan Hidayatullah, yang selama ini terkenal dengan Majalah Hidayatullah-nya.
Ponpes ini didirikan pada tahun 1991 mulai menempati rumah kontrakan di belakang kampus UNS. Tahun 1994 pindah kontrakan di daerah Mojosongo sambil merintis kampus di Desa Randusari. Tahun 1996 mulai menempati kampus baru di Desa Randusari dengan fasilitas sederhana. Saat ini, Ponpes ini beralamatkan di Jl Lingkar Utara KM.5 Mojosongo Jebres Solo.
(asy/nrl)











































