Balas PSI, PDIP Ngaku Sudah Lupa Jokowi

Balas PSI, PDIP Ngaku Sudah Lupa Jokowi

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 15 Jun 2026 08:16 WIB
Indonesian President Joko Widodo, wearing the traditional attire from Jakarta, waves to journalists as he enters the parliament building before delivering the annual State of the Nation Address, ahead of the countrys Independence Day, in Jakarta, In
Jokowi (Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Jakarta -

Ketua DPP PSI Bestari Barus menyebut PDIP sakit hati mendalam usai ditinggal Jokowi. Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira membalas pernyataan tersebut dengan menegaskan Jokowi dipecat PDIP.

"Jokowi dipecat!" kata Hugo kepada wartawan, Senin (15/6/2026). Hugo menjawab pertanyaan apakah betul PDIP sakit hati ditinggal Jokowi.

Hugo mengatakan internal PDIP sudah lupa dengan Jokowi. Namun, beredarnya isu ijazah palsu yang dituduhkan ke Jokowi membuat PDIP teringat lagi dengan Presiden ke-7 RI itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di PDI Perjuangan kami sudah lupa. Gara-gara ijazah palsu jadi muncul lagi orang ini. Algoritma ijazah mengingatkan nama ini," sambungnya.

Menurut Hugo, hal yang diingat dari Jokowi hanya seputar isu ijazah palsu. "Yang teringat malah ijazah palsu karena ramai dibicarakan di media dan sampai sekarang tidak ada penyelesaiannya," ujar Hugo.

PSI Bilang PDIP Sakit Hati

Bestari Barus mengatakan jajaran PDIP sakit hati mendalam usai tak lagi bersama Jokowi. Ia berharap PDIP bisa menata diri agar lebih dewasa dalam berpolitik.

"Tapi memang apa yang beberapa kali saya sampaikan di berbagai kesempatan bahwa memang rasa sakit ditinggal oleh Pak Jokowi itu ya, rasa sakit yang dirasakan karena ditinggal oleh Pak Jokowi itu memang sangat mendalam dan terpelihara itu bertumpuk-tumpuk di dalam hati mereka gitu. Ya perlu pendidikan pendewasaan kembali itu di kurikulum, kalau ada kurikulumnya juga itu partai, supaya bisa kemudian lebih menata diri lebih dewasa di dalam berpolitik," ucap Bestari saat dihubungi, Minggu (14/6/2026).

Lebih lanjut, Bestari tidak mempersoalkan Jokowi dipecat atau tidak. Dia mengatakan banyak masyarakat yang bahagia Jokowi tidak lagi berada di PDIP.

"Terus masalah Pak Jokowi dipecat, Gibran dipecat, atau lagi Bobby dipecat, ya mekanisme saja itu sih. Tapi saya meyakini seribu persen bahkan bahwa betapa bahagianya rakyat Indonesia ini yang melihat Pak Jokowi itu keluar ataupun dalam prosesnya itu adalah dikeluarkan oleh PDIP," jelas dia.

"Karena mereka melihat Pak Jokowi itu dikuyu-kuyu, dibilang mentang-mentang, dijadikan objek selfie, duduk di kursi yang wah seperti apa kita lihat gitu kan di depan orang ramai gitu. Mentang-mentang lho, apa segala macam. Apakah itu yang dikatakan diberikan kehormatan?" lanjut dia.

Simak juga Video Pengakuan Hasto Diancam Jadi Tersangka Jika PDIP Pecat Jokowi

Halaman 2 dari 2
(isa/gbr)


Berita Terkait