SBY: Saya Tidak Akan Lepas Tangan

KPK Vs Polri

SBY: Saya Tidak Akan Lepas Tangan

- detikNews
Rabu, 16 Sep 2009 19:25 WIB
SBY: Saya Tidak Akan Lepas Tangan
Jakarta - Presiden SBY menegaskan tidak lepas tangan terhadap situasi yang saat ini berkembang antara KPK dan Polri. Tapi dia juga tidak akan campur tangan atas proses hukum terkait pejabat di dua lembaga penegak hukum tersebut.

Demikian kata Presiden SBY seusai rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (16/9/2009). Rapat sore ini diikuti Menkum HAM Andi Mattalata, Seskab Sudi Silalahi dan Mensesneg Hatta Rajasa.

"Saya tidak akan lepas tangan manakala ada benturan atau gesekan yang tidak sepatutnya terjadi apalagi di antara penegak hukum yang emban tugas pemberantasan korupsi," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bentuk dari turun tangan itu adalah digelarnya rapat koordinasi penegakan hukum pada 13 Juli 2009. Rapat diikuti seluruh pimpinan lembaga tinggi negara termasuk jajaran pimpinan KPK dan kapolri.

Setelah itu masih ada konsultasi dengan KPK, kepolisian dan kejaksaan. Tiga lembaga ini didorong untuk jalan terus melaksanakan tugasnya namun jangan sampai dibaca masyarakat seperti intip mengintip hingga kemudian muncul benturan yang tentunya sama-sama tidak dikehendaki.

"Gesekan dan benturan hanya akan mengganggu keberhasilan berantas korupsi. Gesekan dan benturan hanya akan diadu domba pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab supaya ribut sendiri, lemah sendiri dan koruptor merdeka lalu penyimpangan jalan terus," ujar SBY.

Sedangkan mengenai proses hukum kasus yang disangka melibatkan petinggi KPK dan Polri, Presiden SBY tegaskan dirinya tidak campur tangan. Namun di dalam kapasitas sebagai Kepala Negara dia berpesan agar proses hukum di Polri berjalan tranparan dan setiap bukti permulaan atas sangkaan keterlibatan adalah kuat karena setiap anggota KPK yang berstatus tersangka maka harus diberhentikan sementara.

"Kalau saya campuri berarti saya tebang pilih, saya pandang bulu," jelas SBY.

(lh/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads