"Justru pemerintahlah yang ngotot. Bagi kami, nggak jadi (disahkan) juga nggak apa-apa," kata Gus Choi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2009).
Karena itu Gus Choi mempertanyakan pernyataan Menhan tersebut. "Kami akan meminta pertanggungjawaban statement Menhan tersebut, bener apa nggak pernyataan itu," kata mantan Ketua FKB ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Menhan tidak sepakat dengan pengesahan RUU tersebut, kata Gus Choi, maka DPR tidak perlu repot-repot mengesahkannya. "Kalau Menhan tidak setuju, ya selesai," katanya.
Meski akan berdampak pada penyia-nyiaan anggaran, namun Gus Choi menganggap itu hal yang biasa. "Itu biasa. Itu kan proses. Ini juga bisa menjadi masukan untuk DPR yang akan datang," ucapnya.
Pada Senin kemarin, Menhan berharap RUU Rahasia Negara bisa disahkan akhir September. "Akhir September atau itu ditunda. Dan patut diingat yang ingin mendesak itu kalangan DPR, tokoh-tokoh seperti Effendi Choirie," ujarnya.
(sho/nrl)











































