"Menurut saya yang harus dilakukannya mengklarifikasi. Mengingat tulisan itu menyebar ke mana-mana. Dan ini terkait nama baik institusi," jelas anggota Komisi Hukum DPR Lukman Hakim Saefudin di Gedung DPR, Senayan, Selasa (15/9/2009).
Lukman yang mengaku baru mendengar mengenai pengakuan Susno, menekankan pentingnya langkah klarifikasi dilakukan.
"Tentu nanti semua akan tahu apa sebenarnya yang terjadi," terangnya.
Curhat orang yang mengatasnamakan Susno Duadji yang semula ditujukan pada milis Keluarga Besar Polri (KBP), menyebar di milis dan blog. Curhat itu berisi kasus Century, KPK yang tebang pilih maupun keluarga Polri yang 'diobok-obok' KPK.
Susno belum berkomentar soal kebenaran e-mail ini. Upaya klarifikasi belum membuahkan hasil. (ndr/nrl)










































