"Dimungkinkan perubahan AD/ART pada saat Munas," ujar Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono.
Hal ini disampaikan Agung seusai sidang Paripurna DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mekanisme untuk mengganti AD/ART pun tidak jauh berbeda dengan mekanisme pemilihan Ketum Golkar. Mayoritas DPD Provinsi dan Kabupaten Golkar harus memberikan persetujuan. "Sama saja, DPD tingkat I, DPD tingkat II harus setuju," tegasnya.
AD/ART dalam tubuh Golkar disebut-sebut menjadi pengganjal berat majunya putra kesayangan Soeharto. Tommy diprediksi akan terganjal lantaran bukan pengurus pusat Golkar dan berkelakuan tidak tercela.
(van/yid)










































