"Saya sudah pisah rumah (dengan Nasrudin) sejak 1999," ujar Sri saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Banten, Senin (14/9/2009).
Sri menuturkan, meski pisah rumah namun dia masih sah sebagai istri Nasrudin. Sri memutuskan pisah rumah karena Nasrudin menikah lagi dengan Irawati Arindra.
"Saya menikah dengan Pak Nas tanggal 23 Desember 1990 di Ujung Pandang. Anak saya 2," terang PNS ini.
Nasrudin juga tidak pernah memberi tahu Sri perihal pernikahannya dengan Irawati. Karena Sri tidak pernah menyetujui suaminya menikah lagi.
"Awalnya dia tidak bilang. Tapi setelah sering bersama-sama akhirnya dia mengakui," ungkap perempuan berjilbab ini.
Meski tidak menyetujui, Sri mengaku hubungannya dengan Nasrudin dan Irawati baik-baik saja. Bahkan anak Sri pernah bertandang ke rumah istri kedua Nasrudin itu.
Setelah pernikahan Nasrudin dengan Irawati, Sri masih bertemu dengan suaminya itu. Pertemuan keduanya berlangsung pada 9 Maret 2009 di rumah Sri di Bekasi untuk membicarakan masalah anak.
"Dia datang karena waktu itu anak saya mau kuliah. Kita bicara tentang biayanya. Selama saya pisah dia tetap membiayai," demikian Sri.
Nasrudin tewas ditembak usai bermain golf di Lapangan Golf Modern Land Kota Tangerang, Banten, pada 14 Maret 2009. Pascapembunuhan, polisi terus mengejar para eksekutor, dan bahkan menangkap Ketua KPK nonaktif Antasari Azhar dan menetapkannya sebagai tersangka. Motif pembunuhan ini diduga cinta segitiga antara Nasrudin, Antasari Azhar dan istri siri Nasrudin, Rhani Juliani. (nik/iy)










































