Saat ini, sungai yang berada di Jalan Ki Gede Ing Suro, Kecamatan 30 Ilir, Palembang, menjadi tempat pembuangan limbah perusahaan air bersih, sampah, tanaman air liar eceng gondok, dan menjadi muara parit-parit pembuangan kotoran rumah tangga, sehingga sungai itu selain kotor juga berbau tak sedap.
Sungai Srengam mengalir hingga kawasan Bukitbesar, Palembang.
“Dulu sebelum banyak masyarakat yang membangun rumah di pinggiran sungai Srengam, sungai ini masih terjaga kebersihannya. Tapi, sekarang sungai ini sudah tercemar bukan hanya karena sampah, salah satu perusahaan air minum yang ada di Palembang ini membuang limbahnya ke sungai, akibatnya air sungai Srengam berwarna coklat kehitaman,” kata Ki Agus Nusirwan, warga 30 Ilir Palembang, Sabtu (12/09/2009).
“Seharusnya pemerintah kota Palembang lebih memperhatikan keadaan sungai-sungai yang ada, dengan cara mengontrol kebersihannya. Sebab bukan tidak mungkin dengan keadaan sungai seperti ini bibit penyakit akan tumbuh subur di lingkungan masyarakat yang bermukim di pinggiran sungai,” lanjut Ki Agus Nuasirwan.
(tw/lrn)











































