Menurut BMKG, cuaca ekstrem ini dipicu oleh badai tropis Dujuan di Samudera Pasifik sebelah timur laut Filipina, aktivitas daerah pumpunan angin yang memanjang dari barat ke timur di Laut Cina Selatan, masih hangatnya suhu muka laut di wilayah perairan Sumatera dan di wilayah Indonesia bagian Utara Khatulistiwa serta adanya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) di atas wilayah Indonesia.
"Seluruh kondisi tersebut mendukung bagi pertumbuhan awan – awan hujan di wilayah Indonesia terutama wilayah Indonesia bagian barat dan utara Khatulistiwa," demikian rilis BMKG, Senin (7/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang adalah :
Pesisir barat dan timur Sumatera
Sumatera bagian utara dan tengah
Kalimantan bagian barat, utara dan timur
Jawa bagian barat
Sulawesi bagian utara dan barat
Maluku bagian utara dan tengah
Papua bagian barat, utara dan tengah
(nrl/iy)











































