Askari Sibghotulhaq, anak pertama Para Wijayanto, muncul di Perumahan Muria Indah, Kudus, Jawa Tengah, bersama seorang temannya. Saat itu Askari mendatangi rumah Ketua RT setempat untuk mengurus pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
"Dia (Askari) datang menggunakan sepeda motor bersama seorang temannya," kata Zainuri, Ketua RT 03 RW 07, Perumahan Muria Indah, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (4/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu bagaimana kepengurusannya, soalnya pimpinan RT waktu itu masih dipegang Pak Nor Fa'in,β katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Para menghilang sejak rumahnya digrebek oleh Densus 88 Mabes Polri pada 2004 lalu. Para yang baru pulang kerja berhasil melarikan diri dari pintu belakang. Setelah Para buron, istri dan keempat anaknya juga meninggalkan rumah mereka di Perumahan Muria Indah itu.
Menurut sumber detikcom di lingkungan Jamaah Islamiyah (JI), Para merupakan pimpinan senior organisasi tersebut. Sumber itu juga mengatakan, Para merupakan sosok yang disegani gembong teroris asal Malaysia, Noordin MΒ Top.
"Sayap luar, sayap baru. Dia juga dicari polisi selain Noordin. Buron juga dan senior di Moro," jelasnya.
Para merupakan anak dari pasangan Wikanto dan Ny Wuryaningsih. Wikanto adalah purnawirawan AURI Pangkalan Udara Kalijati. Para kelahiran Kalijati, Subang (Jabar) pada 8 Agustus 1964.
(djo/djo)











































