Kena AIDS, 14 Jam Lebih Kesi Terkatung-katung di RSPI

Kena AIDS, 14 Jam Lebih Kesi Terkatung-katung di RSPI

- detikNews
Jumat, 28 Agu 2009 15:08 WIB
Jakarta - Naas benar nasib Kesi (39). Ia didiagnosa kena HIV/AIDS. Saat ingin berobat, ia harus terkatung-katung. Ia sudah 14 jam lebih menunggu di ruang IGD Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof Dr Sulianti Saroso. Tapi perawatan tidak kunjung dia dapatkan.

"Saat ini belum dapat perawatan. Ibu masih di IGD, tapi belum ada perawatan. Kata dokter tidak ada kamar kosong," ujar putri Kesi, Nini (26) saat ditemui di RSPI, Jl Sunter Permai Raya, Jakarta Utara, Jumat (28/8/2009).

Menurut Nini, Kesi sebelumnya dibawa ke RS Koja Kamis (27/8/2009) kemarin. Setelah tes darah, ibunya dinyatakan positif HIV/AIDS.

Gejala penyakit ibunya, antara lain perut sakit seperti ditusuk-tusuk, tenggorokan sakit dan berat badan turun drastis.

Tim advokasi Forum Advokasi Kesehatan Kampung Beting, Ricardo Hutaean, yang mendampingi pasien, menyatakan kekecewaannya pada RSPI. Sudah sejak tengah malam kemarin, Kesi tidak mendapat perawatan apapun.

"Tadi ketemu dokter jaga, terus setelah mereka konfirm ke ruang dahlia, mereka bilang kalau ruang itu khusus untuk flu babi. Saya mempertanyakan apakah memang pasieh HIV/AIDS tidak bisa dirawat di sini?" terang Ricardo.

Ricardo menjelaskan, Kesi bekerja di bar sepanjang Jl Cilincing, Jakarta Utara. Kesi juga membawa surat pengantar dari Depkes bahwa pasien ini ditanggung Jamkesmas dan tidak dikenai biaya apapun.
(rdf/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads