"Kalau Mbak Tutut maju, saya siap mundur," kata Yuddy saat dihubungi detikcom, Jumat (28/8/2009).
Kemarin malam, Yuddy bertemu empat mata dengan Mbak Tutut di kediamannya di kawasan Cendana, Jakpus. Dalam pertemuan itu Yuddy mengaku bernostalgia dengan Mbak Tutut. Yuddy pernah menjadi tim asistensi Mbak Tutut, saat mantan menteri sosial itu menjabat Ketua DPP Golkar di era kepemimpinan Harmoko.
Yuddy menuturkan, alasan dirinya mendukung Mbak Tutut karena mantan bosnya itu mempunyai kapasitas jauh di atas dirinya.
"Kalau melihat maqom, tingkat keilmuan, kebijaksanaan, spiritualitas, wawasan, kesolehan, maqom-nya Mbak Tutut tinggi, bukan hanya karena usia dan senioritas," ujar Yuddy.
Yuddy juga menyatakan siap membantu mengerahkan dukungan kepada Mba Tutut, jika wanita yang kerap menggunakan kerudung itu benar-benar akan maju.
"Seluruh kekuatan tim Yuddy Chrisnandi akan disinergikan dengan tim beliau," pungkasnya.
(lrn/ape)











































