Antisipasi Rusuh, Rumah Nurhasanah Dijaga Ketat

Gondol Arisan Lebaran Rp 2 M

Antisipasi Rusuh, Rumah Nurhasanah Dijaga Ketat

- detikNews
Kamis, 27 Agu 2009 14:20 WIB
Jakarta - Mengantisipasi tindakan rusuh warga, petugas menjaga ketat rumah Nurhasanah. Nurhasanah merupakan pengelola arisan lebaran yang diduga membawa kabur uang arisan senilai lebih dari Rp 2 miliar.

Sedikitnya 5-6 petugas polisi berjaga di mulut Gang Hanura VI, Tambora, Jakarta Barat. Personel itu ditambah dengan polisi tak berseragam dan sejumlah petugas Babinsa yang terus memantau rumah Nurhasanah.

"Kita antisipasi dan memfasilitasi warga supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kapolsek Tambora Komisaris Adek Heryanto saat dihubungi wartawan, Kamis (27/8/2009).

Antisipasi tersebut dilakukan untuk mencegah anarkisme warga. Pada Rabu (26/8/2009) sejumlah warga yang geram merusak warung milik Nurhasanah dan mendobrak pintu. Lalu mengacak-acak isi rumah meski duit yang dicari tidak ada.

"Sejauh ini kita nggak bisa menindak (Nurhasanah). Sebab warga tidak membuat laporan kepolisian (LP) jadi kita tidak bisa menahan atau meneruskan penyidikan," imbuhnya.

Nurhasanah diadukan puluhan warga ke Polsek Tambora Selasa malam (25/8/2009) karena uang arisan lebaran senilai Rp 2 miliar lebih belum dibayarkan. Sehari kemudian warga yang geram merusak rumah Nurhasanah. Pun demikian, warga tidak membuat LP untuk alasan legal polisi menahan Nurhasanah supaya tidak kabur. Pada kesempatan tersebut, Nurhasanah menjanjikan uang arisan dikembalikan pertengahan September mendatang.

(Ari/nrl)


Berita Terkait