Ketua DPP PKS Mahfud Siddiq menilai pernyataan Mubarok tersebut hanya sebuah candaan."Becanda aja Pak Mubarok, saya tahu Pak Mubarok suka bercanda. Mungkin nggak sadar kali ngomongnya," kata Mahfudz Siddiq di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2009).
Menurut Mahfudz, antara SBY dan partai mitra koalisi belum ada pembicaraan mengenai susunan kabinet, sehingga tekanan-tekanan tersebut tidaklah mungkin terjadi. "Pembicaraan aja belum, bagaimana tekan-menekan?" cetus politisi muda berbakat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak Jelas
Lebih lanjut mengenai manuver PD dan PDIP belakangan ini, Mahfudz menganggap hal itu sebagai sesuatu yang serba tidak jelas. "Serba nggak jelas, kalau ditanya Demokrat, itu komunikasi politik biasa. Kalau ditanya inisiatif datang dari mana, dibilang kami (PD) diundang," kata Ketua FPKS DPR ini dengan santai.
"Bagi kami patokan PKS, sikap resmi baru diambil jika ada pertemuan pimpinan-pimpinan partai. Sejauh ini memang belum ada, terakhir di PRJ pidato penerimaan SBY," ujarnya.
(lrn/yid)











































