Ditanya tentang kejanggalan itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Nanan Soekarna berkelit bahwa setiap proses penangkapan ada prosedur yang harus diikuti.
"Kita kan negara hukum. Ingat, menangkap teroris bukan dengan semaunya. Harus ada indikasi, ada alat bukti yang cukup, baru kepolisian bisa bertindak," ujar eks Kapolda Sumut ini di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2009)..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedang pengamat terorisme Al-Chaidar menilai polisi mengalami disorientasi. "Saya melihat telah ada disorientasi yang salah karena sejak peledakan JW Marriott polisi terus mengaitkan ke sana kemari," ujarnya.
(nvc/nrl)










































