"Memang rencana Noordin M Top adalah membunuh Presiden Obama saat datang ke Indonnesia November mendatang," analisis pengamat terorisme Dynno Cressbon pada detikcom, Jumat (21/8/2009).
Pada November, Obama dijadwalkan menghadiri KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Singapura. Dia juga akan mampir ke sejumlah negara di Asia. Meski belum diumumkan negara mana saja itu, diperkirakan Indonesia masuk hitungan mengingat Obama pernah menyampaikan niatnya berkunjung ke negeri masa kecilnya ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejumlah warga keturunan Arab yang besembunyi bersama kelompok operasi bom Marriott merencanakan target dalam dan luar negeri. Target dalam negeri membunuh SBY pada 17 Agustus sedangkan target luar negerinya membunuh Presiden Obama," ujar Direktur Pusat Studi Intelijen dan Keamanan Negara (Siknal) yang dekat dengan investigator terorisme ini.
Namun meski sama-sama kelompok Noordin M Top, Dynno tidak menganggap ada keterkaitan pelaku rencana pembunuhan SBY dan Obama dengan pelaku bom di Ritz-Carlton dan JW Marriott.
"Itu tidak ada kaitannya dengan pengeboman JW Marriott dan Ritz-Carlton, itu rencana berbeda," tegasnya. (van/nrl)










































